WHU, Solois asal Rembang yang siap berkontribusi di Blantika Musik Indonesia

Lahir di Kabupaten Rembang Jawa Tengah, 24 September 1994, yang kerap disapa dengan panggilan WHU adalah musisi serta penulis lagu. Hobi bermusik telah ada sejak kecil karena kakak sepupu dan kakaknya yang hobi bermain musik  (band). Di saat duduk di kelas 5 SD suatu ketika kakaknya pulang membawa CD Guns & Roses hatinya bergetar saat melihat permainan Lagend Guitar Slash dalam lagu Welcome To The Jungle ,Sweet Child O Mine & Paradise City. Dan dari situ kecintaannya terhadap musik semakin kuat dan pada saat dia SMP mulai menulis lagunya sendiri. Beberapa kali membentuk band…

Read More

Platinoem Band, group band asal bogor kembali merilis album di 2019 “Membuat Jejak”

Platinoem merupakan band asal bogor yang mengusung aliran pop yang berformasikan Sam (vocal), Mocek (guitar), Angga (guitar), Candra (bass), & Donny (drum) telah mencetak dua album. Album Platinoem yang bertajuk “Hello” rilis pada tahun 2007 dengan hits single “Indah” yang saat itu berkolaborasi dengan salah satu finalis AFI (Akademi Fantasi Indosiar) Rindu AFI. Disusul pada tahun 2010, Platinoem menggandeng Yovie Widianto untuk menggarap album kedua yang di beri tajuk “Self Title”. Di album kedua ini menyuguhkan konsep featuring arranger, banyak musisi kenamaan terlibat pada album ini, sebut saja Aria Baron…

Read More

Resah Berharap, Single Perdana Aslan Band

Satu lagi band asal jakarta “Aslan Band”, band yang bergenre pop akustik modern ini mencoba meramaikan musik tanah air dengan single pertamanya “Resah Berharap”. Lagu ini di ciptakan oleh 2 personil Aslan, Andri dan Sigit. Band Aslan ini pun terbentuk pada tanggal 10 Oktober 2018 dengan 4 orang personil, terdiri dari Sigit pada Vocal, Andri di Gitar, Bagus di Bass, dan Ilham pada Drum. Nama Aslan sendiri diambil dari salah satu tokoh di film holywood yaitu Narnia, dimana Nama Aslan ini merupakan seorang Singa yang sangat di segani dan bijaksana,…

Read More

Nan Boy, Solois Pendatang Baru Bergenre Pop Melodic

Saat ini pengaruh major label bisa di bilang dapat diimbangi dengan strategi digital yang tepat. Karenanya tak heran jika mulai bermunculan label-label kecil ,atau bahkan solois yang bergerak secara independen. Musik indie makin lama makin punya banyak ruang untuk didengar. Dengan kualitas yang berani diadu, akhirnya wajah-wajah baru makin memperkaya kubu indie. Seperti solois Pop Melodic yang satu ini “Nan-Boy” ya begitu lah ia dikenal dikalangan musisi muda dan pecinta seni tatto. Biasanya genre yang beraliran Pop Melodic ini dominan dengan satu group/band akan tetapi di tahun 2018 ia memutuskan berani…

Read More

Single Perih Tersakiti Mengawali karir Dimas Adi Sebagai Solois

Menjelang pergantian tahun baru, Single Perih Tersakiti mulai menaikan nama solois asal Jakarta ini. Dengan konsep yang kurang lebih sudah 5 tahun terakhir mungkin cukup bagi Dimas Adi untuk menghadirkan mini album yang sudah di kemas rapi. Single Perih Tersakiti ini bergenre Pop Easy Listening yang dipadukan dengan lirik yang amat tersentuh dengan yang bisa dikatakan mellow dipadu dengan setuhan aransement dari MD Santo San, Berharap single ini dapat bisa meramaikan nuansa musik di Indonesia tentunya. Dimas Adi berawal terjun ke dunia musik sebagai bassis di Band d’Patra & Ninetty,…

Read More